Bab I


download 0.5 Mb.
jenengBab I
Kaca1/23
KoleksiDokumen
t.kabeh-ngerti.com > Astronomi > Dokumen
  1   2   3   4   5   6   7   8   9   ...   23



KEPUTUSAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

NOMOR 84 TAHUN 1993

TENTANG

JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA

BAB I


KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam keputusan ini yang dimaksud dengan :

  1. Guru adalah pegawai negeri yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan pendidikan dengan tugas utama mengajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah termasuk taman kanak-kanak atau membimbing peserta didik pada pendidikan dasar dan menengah.

  2. Angka kredit adalah angka yang diberikan berdasarkn penilaian atas prestasi yang telah dicapai oleh seorang guru dalam mengerjakan butir rincian kegiatan yang dipergunakan sebagai salah satu syarat untuk pengangkatan dan kenaikan pangkat dalam jabatan guru.

  3. Tim penilai adalah tim penilai pusat, tim penilai propinsi, tim penilai kab/kodya dan tim penilai instansi.


BAB II


KEDUDUKAN DAN TUGAS POKOK

Pasal 2

  1. Guru adalah pejabat fungsional dengan tugas utama mengajar pada jalur pendidikan sekolah yang meliputi taman kanak-kanak, pendidikan dasar dan menengah atau membimbing pada pendidikan dasar dan menengah.

  2. Guru sebagaimana tersebut pada ayat (1), hanya dapat diduduki oleh seseorang yang telah berstatus pegawai negeri sipil.

Pasal 3


Tugas pokok guru :

  1. Menyusun program pengajaran, menyajikan program pengajaran, evaluasi belejar serta menyusun program perbaikan dan pengayaan terhadap peserta didik yang menjadi tanggung jawab ; atau

  2. Menyusun program bimbingan, melaksanakan program bimbingan, evaluasi pelaksanaan bimbingan, analisis hasil pelaksanaan bimbingan, dan tindak lanjut dalam program bimbingan terhadap peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya.

BAB III

TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG

Pasal 4

  1. Tanggung jawab guru adalah menyelesaikan tugas sebagai tenaga pengajar atau pembimbing sesuai dengan tujuan pendidikan yang dibebankan kepadanya.

  2. Wewenang guru adalah memilih dan menentukan metode kerja untuk mencapai hasil pendidikan yang optimal dalam melaksanakan tugas pekerjaannya dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kode etik guru.

BAB IV

BIDANG DAN UNSUR KEGIATAN

Pasal 5


Bidang kegiatan guru terdiri dari :

  1. Pendidikan, meliputi :

    1. mengikuti pendidikan sekolah dan memperoleh gelar/ijazah/akta,

    2. mengikuti pendidikan dan pelatihan kedinasan dan memperoleh surat tanda tamat pendidikan dan pelatihan (STTPL).

    3. melaksanakan proses belajar mengajar atau praktek atau melaksanakan bimbingan dan konseling,

    4. melaksanakan tugas tertentu di sekolah.

      1. Pengembangan profesi, meliputi :

      1. melakukan kegiatan karya tulis/karya ilmiyah di bidang pendidikan,

      2. membuat alat pelajaran /alat praga atau alat bimbingan.

      3. menciptakan karya seni,

      4. menemukan teknologi tepat guna di bidang pendidikan,

      5. mengikuti kegiatan pengembangan kurikulum.

        1. Penunjang proses belajar mengajar atau bimbingan, meliputi :

  1. melaksanakan pengabdian pada masyarakat,

  2. melaksanakan kegiatan pendukung pendidikan.

BAB V

JENJANG PANGKAT DAN JABATAN

Pasal 6

  1. Jenjang pangkat dan golongan ruang guru sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1), dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah :

  1. Pengatur Muda gol ruang II/a,

  2. Pengatur Muda Tk. I gol ruang II/b,

  3. Pengatur gol ruang II/c,

  4. Pengatur Tk.I gol ruang II/d,

  5. Penata Muda gol ruang III/a,

  6. Penata Muda Tk. I gol ruang III/b,

  7. Penata gol ruang III/c,

  8. Penata Tk.I gol ruang III/d,

  9. Pembina gol ruang IV/a,

  10. Pembina Tk.I gol ruang IV/b,

  11. Pembina Utama Muda gol ruang IV/c,

  12. Pembina Utama Madya gol ruang IV/d,

  13. Pembina Utama gol ruang IV/e.

    1. Jenjang jabatan guru sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) dari yang terendah sampai dengan yang tertinggi adalah :

  1. Guru Pratama,

  2. Guru Pratama Tk.I,

  3. Guru Muda,

  4. Guru Muda Tk.I,

  5. Guru Madya,

  6. Guru Madya Tk.I,

  7. Guru Dewasa,

  8. Guru Dewasa Tk.I,

  9. Guru Pembina,

  10. Guru Pembina Tk.I,

  11. Guru Utama Muda,

  12. Guru Utama Madya,

  13. Guru Utama.


  1   2   3   4   5   6   7   8   9   ...   23

Share ing jaringan sosial


Tengen


Nalika Nyalin materi nyedhiyani link © 2000-2017
kontak
t.kabeh-ngerti.com
.. Home